Posts tagged ‘rosela’

30 October 2010

Kerajaan Rosella

Classification:
Hibiscus sabdariffa L.

Kingdom

Plantae – Plants
Subkingdom Tracheobionta – Vascular plants
Superdivision Spermatophyta – Seed plants
Division Magnoliophyta – Flowering plants
Class Magnoliopsida – Dicotyledons
Subclass Dilleniidae
Order Malvales
Family Malvaceae – Mallow family
Genus Hibiscus L. – rosemallow
Species Hibiscus sabdariffa L. – roselle
Advertisements
13 October 2010

Rosella Is Hibiscus

HIBISCUS (ROSELA) diolah menjadi teh celup, selai, dan sirop di Sudan dan Malaysia. Bunga itu kaya vitamin dan mineral yang sangat baik untuk kesehatan. Sayang, tak banyak yang tahu bagaimana mengolahnya menjadi makanan suplemen.

Pola hidup modern tidak selamanya menguntungkan. Dalam tiga dekade terakhir ini ditemukan berbagai jenis penyakit baru. Keadaan demikian menantang farmakolog mencari berbagai jenis obat-obatan dan vaksin untuk mengatasinya. Namun, hanya sebagian kecil yang dapat menikmati keberhasilan karena biaya yang dikeluarkan untuk penelitian sangat besar. Akibatnya, hasil penemuan tersebut dijual dengan harga cukup mahal pula.

Data WHO (badan kesehatan dunia), penduduk Indonesia, terutama kaum wanitanya, kekurangan haemoglobin (butir darah merah) yang mengakibatkan anemia. Untuk mengobati anemia, tubuh perlu asupan zat besi.

Bunga hibiscus mengandung zat besi, vitamin A dan C, kalsium, serta serat. Kalsium tinggi sangat membantu pertumbuhan serta kekuatan tulang dan gigi. Vitamin A dan C serta kalsium berguna untuk kesehatan mata, kulit, dan tulang, sedangkan serat sangat diperlukan untuk memperbaiki sistem pencernaan.

Mirip Fanta

Bunga hibiscus mampu menjaga dan memperbaiki metabolisme tubuh, baik pada balita, remaja, dewasa, maupun manula. Dari sekian banyak varietas bunga hibiscus yang tumbuh di Indonesia, baru dua varietas yang sudah diketahui manfaatnya untuk dijadikan minuman, yakni Syriacus (Rose of Sharon) dan Trionum (Flower of an Hour).

Kedua varietas bunga tersebut tumbuh subur dengan berbagai nama sebutan. Di Jawa Barat, trionum dikenal sebagai kembang anggrem, tumbuh di dataran rendah hingga dataran tinggi. Di Medan disebut bunga merah. Kelopak bunga yang berwarna merah mempunyai rasa asam dan sedikit manis lagi segar seperti rasa jambu air.

Menurut Iwan R. Hudaya, konsultan dan pembudidaya hibiscus di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, bunga ini cukup lama dijadikan bahan sirop (minuman). Dengan sedikit campuran esen stroberi atau apel, rasa sirop atau selai yang dihasilkan bunga ini sulit dibedakan dengan soft drink merek Fanta atau Ribena, yang diolah dari buah cranberry.

Di Hawaii, Amerika Serikat, bunga hibiscus dijadikan aksen hiasan yang sangat eksotis. Biasa menghias rambut hitam panjang penari hula-hula, sehingga menjadi ikon negara tersebut. “Seandainya manfaat lain bunga hibiscus disosialisasikan kepada masyarakat, bukan saja kesehatan yang diperoleh, secara ekonomis juga sangat menguntungkan. Halaman rumah dan lahan kosong yang telantar dapat ditanami bunga yang secara ekonomis dapat menghasilkan peluang usaha dan lapangan kerja ini,” tuturnya.

Mengenal Anggrem

Di Indonesia, hibiscus terdiri dari berbagai varietas yang tumbuh di dataran rendah dan tinggi, 1-1.000 m di atas permukaan laut. Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (Balitro), Bogor, mengoleksi dua varietas yang mempunyai kesamaan rasa, kandungan vitamin dan mineral, serta manfaat dengan hibiscus Sabdariffa, yaitu Syriacus dan Trionum. Sabdariffa merupakan bahan pembuat minuman atau suplemen.

Ciri fisik Syriacus, batang pohon berwarna merah keunguan. Dua macam bentuk daun berlidah tiga dan satu berwarna merah-keunguan, tinggi tanaman umur 6 bulan sekitar 2-3 m. Tanaman tumbuh cenderung vertikal, cabang pohon tumbuh dari cabang induk relatif tidak teratur, tumbuh dari batang bawah sehingga tajuknya terlihat kurang baik.

Bunga dan kelopaknya berwarna merah-violet, ukuran garis tengah bunga 4-5 cm, kelopak bunga berukuran 2,5-3 cm, relatif kecil dibanding hibiscus Trionum. Kelopak bunganya berasa asam segar, kandungan airnya sedikit dan tidak mengkilap.

Hibiscus Trionum, batang gemuk berwarna hijau bercampur merah, bagian kulit batang terlihat segar, daun berlidah tiga dan berlidah satu dengan pinggiran yang mulus berwarna hijau sedikit keunguan, tanaman tumbuh tegak, dengan cabang tumbuh relatif teratur dari bawah sampai keatas, garis tengah tajuk 1,5m-2 m, tinggi tanaman umur 6 bulan (2 m).

Seperti Syriacus, varitas ini pun relatif tidak tahan hempasan angin karena perakarannya tidak kuat dan berbatang kayu kecil. Bunga berwarna putih bagian tengah berwarna violet, garis tengah 4-5 cm, mekar di pagi hari kemudian layu. Kelopak bunga (5 keping) berwarna merah, berasa asam dan sedikit rasa manis, terlihat mengkilap.

Iwan bercerita, telah melakukan percobaan pengolahan kelopak bunga kedua varietas dengan perlakuan yang sama, yakni diseduh sebagai teh kering dan merebus kelopak bunga yang masih segar. Hasilnya, Syriacus berasa kurang asam, warna merah sangat kurang (pucat), volume hasil 170 kelopak bunga pada panen pertama (umur 6 bulan). Sebaliknya, Trionum rasa cukup asam, warna merah bagus (merah cabe), volume hasil 200 kelopak bunga pada panen pertama (umur 6 bulan).

Vitamin dan Mineral

Sejauh penelitiannya, kata Iwan, bunga anggrem mengandung vitamin A, C, kalsium, dan potasium, juga mineral lainnya seperti zat besi, sodium, karbohidrat, serat, gula, dan vitamin. Kombinasi seluruh vitamin dan mineral tersebut dapat menghasilkan kalori cukup tinggi. Manfaatnya sebagai tonik untuk meningkatkan vitalitas, teristimewa kandungan vitamin C yang cukup tinggi secara farmakologis berfungsi membantu penyerapan semua vitamin dan mineral.

Secara umum diketahui, kandungan vitamin dan mineral akan memperbaiki metabolisme tubuh. Mereka yang terbiasa minum bunga alami istimewa ini akan meningkat imunitas tubuhnya, sehingga tahan terhadap serangan penyakit atau virus.

Vitamin A dan C untuk menjaga, mempertahankan, dan meningkatkan kesehatan tubuh serta mencegah penuaan dini dan munculnya katarak. Vitamin C dapat menetralisasi lemak dalam tubuh, sehingga bermanfaat bagi mereka yang melaksanakan program body slimming (pelangsingan) dan body firming (menghilangkan lemak pada bagian perut, paha, dan lengan sekaligus mengencangkannya), atau diet karena diabetes melitus.

Mengonsumsi secara teratur makanan dan minuman berbahan alami yang mudah diperoleh di Indonesia dengan biaya murah adalah cara preventif hidup yang baik.

13 October 2010

Khasiat Rosella Mendunia

Umumnya masyarakat mengenal dengan nama Rosela, Rosela atau Roselle (Hisbiscus sabdariffa L.) merupakan tumbuhan yang mempunyai keluarga yang sama dengan bunga raya/sepatu (Hibiscus rosasinensis).

Tanaman tersebut juga dikenal dalam berbagai nama, seperti H. Sabdariffa varaltissima, Rozelle, Red Sorrel, Sour-sour, Lemon bush, Florida cranberry, jamaican sorell (India Barat), oseille rouge (Prancis), quimbombo chino (Spanyol), karkade (Afrika Utara/Arab), Kezeru (Jepang) dan bisap (Senegal), Asam paya / Asam kumbang / Asam susur (Malaysia). Sedangkan di Indonesia, tanaman tersebut lebih dikenal sebagai mrambos hijau (Jateng), asam jarot (Padang), asam rejang (Muara Enim), dll.

Pohon Rosela adalah sejenis perdu yang mudah ditaman dan banyak ditemukan sebagai tanaman pagar. Pohon Rosela tumbuh dari biji/benih dengan ketinggian yang bisa mencapai 3 – 5 meter serta mengeluarkan bunga hampir sepanjang tahun. Bunga Rosela berwarna cerah, Kelopak bunga atau kaliksnya berwarna merah gelap dan lebih tebal jika dibandingkan dengan bunga raya/sepatu.

Rosela sebenarnya tanaman yang sudah sangat dikenal di Indonesia. Dulu, kelopak bunga tanaman tersebut dikenal sebagai frambozen dan sering digunakan untuk bahan pembuat sirup berwarna merah yang beraroma khas.

Di India, biji Rosela digunakan untuk mengobati penyakit kulit, kekurangan darah dan kelesuan.

Sementara itu di Afrika, biji Rosela dimakan karena dipercaya mengandung minyak tertentu. Di Sudan, Rosela diproses menjadi minuman tradisional yang dinamakan Karkadeh dan merupakan minuman kebangsaan orang Sudan, Teh Rosela, Hibiscus tea, Teh Mekkah, Teh Yaman.

Manfaat

Bagian bunga Rosela yang bisa diproses menjadi makanan ialah kelopak bunganya (kaliks) yang mempunyai rasa yang amat masam. Kelopak tersebut dapat dikonsumsi dalam bentuk segar maupun setelah diproses menjadi beraneka macam jenis makanan seperti minuman, jelly, saos, serbuk (teh ) puding, jus, selai, penyedap kue dan sirup atau manisan Rosela. Daun muda Rosela bisa juga dimakan sebagai ulam atau salad.

Kandungan Farmakologi & Vitamin

Selain rasa yang enak, kelopak bunga itu memang memiliki efek farmakologis cukup lengkap. Kelopak bunga tanaman tersebut berwarna merah tua, tebal, dan berair. Semakin pekat warna merah, rasanya kian asam dengan khasiat yang juga semakin besar.  Bagian yang digunakan : Bunga, daun dan biji

Kandungan Kelopak segar Dalam 100 gr : Air 9.2 g,  Protein 1.145 g, Lemak 2.61 g, Serat 12.0 g, Abu 6.90 g, Kalsium 1,263 mg, Fosforus 273.2 mg, Zat Besi 8.98 mg, Karotena 0.029 mg, Thiamine 0.117 mg, Riboflavin 0.277 mg, Niacin 3.765 mg, Asid Askorbik 6.7 mg

Bahan aktif dari kelopak bunga Rosela adalah : Grossy peptin, anthocyanin, gluside hibiscin, dan flavonoid.

Selain itu, kelopak bunga Rosela mengandung : Vitamin A, B1, B2, D; Vitamin C (260-280 mg setiap 100 g), kalsium tinggi 486 mg / 100 gr; niacin, riboflavin, Beta Caroteen, zat besi (iron), Magnesium, pektin, polisakarida, Potasium, omega 3, Asam amino Esensial, asam sitrat, asam glikolik,  lysine, agrinine, arginin dan legnin serat.

Flavonoid dalam kelopak bunga tersebut sangat bermanfaat untuk mencegah kanker. Bahkan, beberapa ilmuwan menyebut flavonoid itu dapat mengobati kanker, terutama karena radikal bebas, seperti kanker lambung dan leukemia.

Dari penelitian terbukti bahwa kelopak bunga Rosela mempunyai efek anti-hipertensi, kram otot dan anti infeksi-bakteri.

Dalam eksperimen ditemukan juga bahwa ekstrak kelopak bunga Rosela mengurangi efek alcohol pada tubuh kita, mencegah pembentukan batu ginjal, dan memperlambat pertumbuhan jamur/bakteri/parasit penyebab demam tinggi.

Kelopak bunga Rosela juga diketahui membantu melancarkan peredaran darah dengan mengurangi derajat kekentalan darah. Ini terjadi karena asam organic, poly-sakarida dan flavonoid yang terkandung dalam ekstrak kelopak bunga Rosela sebagai Farmakologi.

Selain itu yang tidak kalah pentingnya adalah kelopak bunga Roselle mengandung vitamin C dalam kadar tinggi yang berfungsi untuk meningkatkan daya tahan tubuh manusia terhadap serangan penyakit. Rasa asam kelopak bunga itu disebabkan kandungan vitamin C, asam sitrat, dan asam glikolik.  Kandungan vitamin C 3 kali lipat anggur hitam, 9 kali lipat jeruk sitrus, 10 kali lipat lebih besar dari buah belimbing dan 2,5 kali lipat dibanding vitamin C dalam jambu biji (kelutuk).

Khusus penderita diabetes mellitus, selain dapat menurunkan kadar gula darah, kelopak bunga Rosela bisa menyembuhkan penyakit (mungkin disebabkan peran flavonoid dalam menetralkan radikal bebas yang mengakibatkan kerusakan sel betapankreas yang memproduksi insulin).

Bunganya mengandung gosipetin, antosianin, dan glikosid hibiscin.Zat-zat itu dipercaya sebagai diuretik (peluruh air seni) dan efek koleretik (pengeluaran empedu oleh hati), menurunkan kekentalan darah, menurunkan tekanan darah dan menstimulasi gerakan usus.

Daun dan bunganya dipakai teh tonik untuk pencernaan dan fungsi ginjal.

Tanaman ini juga dilaporkan berkhasiat sebagai antiseptik, aprodisiak, meringankan luka usus. Dalam pengobatan tradisional sering dipakai untuk mengatasi radang, kanker, jantung, hipertensi, sakit saraf, sakit pencernaan.
Berbagai khasiat diatas didukung oleh riset ilmiah.

Salah satunya dilakukan Pusat Penelitian Biomedis di Meksiko, pada Juli 2004. Tim peneliti (Herrera Arellano, dkk) mencari tahu efektivitas Hibiscus sabdarita sebagai antihipertensi. Mereka melakukan pengamatan pada 75 pasien (usia 30-80 tahun) yang didiagnose menderita hipertensi.Hasilnya? H.sabdarita mampu menurunkan tekanan darah sistolik dari 139.05 menjadi 123.73mm Hg. Sedangkan tekanan darah diastolic turun dari 90.81menjadi 79.52 mm Hg. Dosis pemakaian 10 g kelopak bunga kering H. sabdarita dicampur 0,5 l air (atau berisi 9.6 mg antosianin), diminum sehari sekali sebelum sarapan.Cegah batu ginjal

Selain sebagai antihipertensi, jus Rosela ternyata mampu mencegah terjadinya batu ginjal. Riset itu dilakukan oleh Kirdpon S. dkk dari Bagian Anak, Fakultas Kedokteran, Universitas Khon Kaen, Thailand, pada 1999. Tujuan penelitian adalah mengevaluasi perubahan kandungan kimia air seni sebelum dan sesudah mengonsumsi Rosela. Melibatkan 36 pria. Hasilnya memperlihatkan, konsumsi jus Rosela menurunkan kadar keratin, asam urat, sitrat, tartrat, kalsium, sodium dan fospat. Semua hasil penelitian tentang khasiat Rosela itu di luar negeri. Sementara di Indonesia sendiri, riset belum banyak dilirik. Maklum Rosela baru ditanam pada 2002 dan dikemas sebagai teh dan sirup kesehatan baru dua tahun belakangan. Dan setelah beredar di pasaran, berbagai kesaksian tentang khasiat Rosela mulai bermunculan.

Kelopak bunga tersebut mengandung vitamin C, vitamin A, dan asam amino. Asam amino yang diperlukan tubuh, 18 diantaranya terdapat dalam kelopak bunga Rosella, termasuk arginin dan legnin yang berperan dalam proses peremajaan sel tubuh.

Tumbuhan herba ini ternyata mampu berfungsi sebagai bahan antiseptik, penambah syahwat, agen astringen. Tanaman ini juga banyak digunakan dalam pengobatan tradisional seperti batuk, ketidakhadaman, lesu, demam, tekanan perasaan, gusi berdarah (skurvi) dan mencegah penyakit hati

Ekstrak kuncup bunganya ternyata mampu berfungsi sebagai antispasmodik (penahan kekejangan), antihelmintik dan antibakteria. Selain itu Rosela ternyata mampu menurunkan kadar penyerapan alkohol. Daun tumbuhan herba ini juga bisa digunakan untuk merawat luka, penyakit kulit dan gigitan serangga.

Di India, biji Rosela digunakan untuk mengobati penyakit kulit, kekurangan darah dan kelesuan.

Manfaat Kelopak Bunga Rosela  :  dapat mengurangi kepekatan/kekentalan darah, membantu proses pencernaan, mencegah peradangan pada saluran kencing (sebagai diuretik), dan ginjal penyaring racun pada tubuh, mencegah kekurangan vitamin C, melancarkan peredaran darah melancarkan buang air besar, menurunkan kadar penyerapan alkohol penahan kekejangan

Secara keseluruhan berdasarkan kandungan tersebut diatas Rosela bisa digunakan untuk penderita : kanker, tekanan darah tinggi ( hipertensi ),  batu ginjal, batuk, lemah syahwat, lesu dan kurang darah, demam, tekanan perasaan, gusi berdarah, penyakit kulit, gigitan serangga, hipertensi, penyakit hati, osteoporosis serta mencegah infeksi (sebagai antibakteri, antiseptic, dan antiradang), mengobati sariawan (karena kandungan vitamin C), mengurangi kadar kolesterol darah, migren, mempercepat pertumbuhan otak anak-anak karena mengandung Omega-3.

Tags: , ,
13 October 2010

Tips Memisahkan Kelopak Rosella Dari Biji

Ada beberapa cara melepaskan kapsul biji dari kaliks (kelopak) rosela. Lebih mudah memisahkan kapsul biji dalam keadaan rosela masih basah (baru saja dipetik). Beberapa orang melepas kapsul biji dengan cara mengerat kelopak menggunakan kuku jari ataupun pisau kecil.

Kami menggunakan alat sederhana yang kami buat sendiri dari pipa ( bisa dari logam maupun plastik). Cara penggunaannya bisa dilihat pada gambar berikut :

Setelah kapsul biji terlepas, bisa langsung dijemur, sementara kaliks dicuci menggunakan air bersih sebelum dijemur. Untuk memperoleh kaliks kering memerlukan waktu penjemuran 4-5 hari pada saat cuaca cerah.

9 October 2010

Anjuran Minum Teh Rosella Bagi Penderita Maag

Gangguan maag terjadi karena luka lambung akibat iritasi oleh asam lambung berlebih dan bakteri Pylori. Keasaman SIRUP ROSELLA HILWA berfungsi mematikan bakteri dan menetralisir asam lambung. Serat pectinnya mampu melindungi dan memperbaiki luka pada dinding lambung. Inilah keistimewaan HILWA. Meski asam tapi justru bisa membantu atasi gangguan lambung. Jadi, tidak perlu ragu lagi untuk segera konsumsi TEH ROSELLA, karena sangat bermanfaat untuk penderita maag sekalipun.

Saran : minum teh celup rosella hilwa dengan rasa yang manis – non sugar jauh lebih aman dari rasa asam dan rendah kalori (tanpa efek bila diminum bagi penderita diabetes). Pilihan rasa yang dapat anda pilih : mint, madu atau melati.

Tapi ketika seseorang minum, kadang terjadi reaksi perut sakit, mual, sampai diare/mencret. BAGAIMANA INI , APA PERLU TAKUT ?

Reaksi ini sebenarnya wajar terjadi pada orang yang mengkonsumsi herbal akibat efek pembersihannya.

Biasanya dinamakan efek DOC (Direction of Cure), suatu reaksi yang menunjukkan adanya pembersihan racun atau sejenisnya dari dalam tubuh. Reaksi ini tergantung pada penyakit pasien. Bisa diare, mual/muntah, sakit perut, pusing, mengantuk, keringat dingin, dll.

Tapi efek ini HANYA BERSIFAT SEMENTARA dan merupakan efek POSITIF karena sebenarnya terjadi proses penetralan & pembuangan racun. Biasanya terjadi 3 hari sampai seminggu dari pertama kali mengkonsumsi bila mengkonsumsi teratur.

Rosella merupakan herbal dengan vitamin C megadosis (20 kali lipat daripada yang terdapat dalam jeruk lemon/limau), sehingga akan terjadi proses “chelation”.

Terapi chelation merupakan terapi dengan bahan tertentu untuk mengikat racun-racun logam berat termasuk kalsium yang menyumbat pembuluh darah/kalsium yang tidak terserap atau lainnya dalam tubuh yang selanjutnya dikeluarkan lewat urin atau feses. Rosella juga berfungsi sebagai peluruh urin, pencuci ginjal dan menstabilkan suhu tubuh.

Untuk memahami hal ini, patut diperhatikan hal-hal sebagai berikut :

  1. Konsumsi lebih baik encer tapi kontinyu. Jangan terpatok pada warna merah pada air rendamannya (biasanya kalo tidak merah sekali tidak mentep…). dosis ringan lebih baik asal rutin. inilah sebabnya dibuat inovasi teh celup rosela Hilwa  agar tak melebihi dosis dan tidak menetralisir khasiat kandungan rosela akibat kandungan gula yang dominan (kental) pada sirup yang menggunakan gula pasir terkadang menggunakan pengawet.
  2. Untuk penderita penyakit pencernaan dan maag, minumnya sehabis makan. bila tidak kuat asam bisa tambahkan madu. bentuk sirup yang manis memfasilitasi konsumen yang tak suka minum herbal pahit atau asam. (Teh celup rosella Hilwa ada tuh yang rasa madu)
  3. Bila terjadi efek DOC, turunkan dosis sendoknya, sampai efek hilang, kemudian teruskan dengan dosis normal. Hal ini berlaku untuk konsumsi semua herbal. tapi ingat EFEK DOC, POSITIF membuang racun dalam tubuh.
  4. Bila mengkonsumsi herbal, sangat dianjurkan untuk berkonsultasi dulu dengan Herbalis, karena bagaimanapun juga, konsumsi apapun bila tidak mengerti penggunaannya dapat merugikan tubuh sementara , walaupun untuk herbal sebagian besar efeknya tidak membahayakan.
  5. Aman, untuk balita lebih aman bila dikonsumsi setelah usia 24 bulan ke atas.
  6. Untuk wanita hamil akan lebih aman bila usia kandungannya sudah melewati trimester awal (3 bulan ke atas).
27 August 2010

Rosella : Si Anak Hilang Kembali

Pada 1922, tanah tandus sepanjang lintasan kereta api Indramayu, Jawa Barat, telah lama menyimpan kekuatan panasea luar biasa. Heyne kerap memandangi tanah itu pada musim hujan, saat hamparan kelopak bunga merah rosela mekar. Tak ada yang tahu sirnanya si kerabat bunga sepatu itu.

Padahal, 244 tahun sebelumnya, M de L’Obel, botanis Belgia-Belanda telah menjumpainya sebagai tanaman hias rumah di Pulau Jawa.

Setelah berabad-abad berkelana di dunia luar lantaran tak dihiraukan, kini si anak hilang itu kembali dengan khasiat bermanfaat bagi umat manusia.

Budak Afrika Setelah bibitnya dibawa ke seluruh dunia oleh budak Afrika yang bekerja di Indonesia, rosela mulai ditumbuhkan di Jamaika pada 1707. rosela dimakan mentah sebagai salad. Di sini rosela disuguhkan sebagai minuman tradisional saat natal. Caranya dicampur dengan irisan jahe dan gula, lalu dan ditaruh pada teko tembikar. Setelah itu didihkan dan diamkan semalam.

Disajikannya dengan es dan tambahan rum. Jus itu berasa, beraroma, dan berwarna mirip minuman anggur. Ternyata pohon yang pernah dilihat M de L’Obel di sebuah halaman rumah 344 tahun lalu, memiliki beragam khasiat dan kegunaan. Untunglah rosela kini kembali marak di Indonesia. Dengan begitu manfaat rosela yang dirasakan di Afrika juga bisa diperoleh di Indonesia.

http://www.trubus-online.com

Tags: ,
%d bloggers like this: